Pernah dulu, senyum dalam penuh duka dan hiba di dada.

Hari ini, Tuhan uji lagi.

Cara yang banyak beda, tapi jiwa yang diduga tetap sama.

Biar dari ujian ini Tuhan ajarkan erti hidup sebenar.

Dengan penuh harap, air mata yang laju tak berhenti ini jadi saksi kuasa Tuhan.

Ujian itu biar jadi peringatan.

Jiwa ini moga bertambah iman.

Ada sesaat aku tersenyum dan mengikut tawa.

Seketika yang lain, air mata ikut mengekspresi hiba.

Jangan lemah dahulu.

Baik baik aja, Tuhan itu pengatur terbaik.



...Wanita pertama dalam hidup saya diuji kali ini dengan sesuatu yang cukup meragut ketenangan anakanda pertamanya, tapi masih dalam pemantauan dan uji kaji pakar kesihatan. Kirimkan doa, ye! Terima kasih :)


......